ada arlingga disini

ada siapa disana?

Archive for October 2008

Dikejar Anjing Malam

with 11 comments

Semalam (14/10), ada kejadian yang cukup mengejutkan di sekitar perumahan Villa Puncak Tidar. Kala itu, waktu menunjukkan pukul 22:15. Empat orang mahasiswa dan seorang mahasiswi pulang dari kampus. Mereka pulang bersamaan dengan menunggangi sepeda motor masing-masing.

Ketika keluar dari gerbang kampus, mereka memutuskan untuk mematikan mesin sepeda motor dengan alasan hemat BBM. Medan perjalanan cukup mendukung, karena posisi kampus mereka ada di dataran tinggi. Mereka menikmati perjalanan sambil sesekali ngobrol satu sama lain.

Tiba-tiba terdengar suara cukup keras, GUK!! ARRGGH!! Sontak mereka terkejut..
Selidik punya selidik, ternyata salah satu dari mereka dikejar anjing yang berkeliaran di perumahan tersebut. Hahaha…

Mahasiswa tersebut, yang katika itu berada di barisan belakang rombongan, terkejut ketika ada seekor anjing (baca: anjing gemuk dengan warna cokelat tua dan gigi yang lumayan tajam) berlari mengejar dirinya. Padahal, saat itu mesin sepeda motor dalam keadaan mati. Tidak membutuhkan waktu lama, anjing (baca: anjing gemuk dengan warna cokelat tua dan gigi yang lumayan tajam) itu sudah berada di sebelah kanan sepada motornya, tepat di sebelah kaki kanan mahasiswa tersebut. Di tengah kepanikan yang luar biasa, terjadi masalah berikutnya. Mesin motor yang dikendarai mahasiswa tersebut tidak bisa dinyalakan! Hahaha…

Beruntung, ketika mahasiswa tersebut memutuskan berhenti mendadak untuk menyalakan mesin motor, anjing yang tersebut tetap berlari dan mesin motor bisa dinyalakan kembali. Canda tawa diantara mereka tak terhindarkan. Tiga mahasiswa dan satu mahasiswi tertawa di tengah perjalanan. Satu mahasiswa lainnya berkeringat dingin meratapi kejadian yang beru saja dialaminya.

Keesokan harinya, mahasiswa tersebut membuat tulisan yang berisi cerita singkat apa dialaminya semalam, sepulang dari kampus, dan detik-detik ketika seekor anjing berada di sebelah kanan sepada motornya. Tahukah kalian, bahwa apa yang anda baca saat ini adalah tulisan yang dibuat oleh mahasiswa malang itu…

Written by arlingga

October 15, 2008 at 6:33 am

Posted in experience

Makam Bung Karno

leave a comment »

Blitar – Setelah sekian lama penasaran dengan makam sang proklamator kemerdekaan Republik Indonesia, Ir. Soekarno, tanggal 3okt kemarin saya beserta keluarga menyempatkan diri untuk berziarah ke tempat bersejarah tersebut. Ini adalah kesempatan pertama bagi saya untuk bisa melihat secara langsung makam presiden pertama Republik Indonesia.

Menurut ayah, kondisi makam yang ada sekarang sudah sangat berbeda dengan suasana sebelumnya yang sangat tertutup. Dahulu, hanya orang tertentu saja yang bisa masuk ke lokasi makam, tapi sekarang setiap pengunjung bisa melihat secara langsung kondisi makam sang proklamator. Hohoho…7x

Kalo melihat kondisi sekarang, memang tampak beberapa bagian bangunan yang masih baru. Pertama memasuki kompleks makam, kita akan langsung disuguhi kemegahan bangunan dan arsitektur yang futuristik. Jauh dari kesan tempat sejarah yang selama ini identik dengan suasana tradisional dan kuno. Kompleks makam tersebut dibagi menjadi beberapa bagian, diantaranya adalah musium, perpustakaan, teater (belum jadi), dan tempat makam sang proklamator.

Untuk bagian perpustakaan buku sepertinya belum siap untuk menerima tamu. Jadi kita masih belum bisa memasuki ruangan perpustakaan. sabar.. Tak jauh dari perpustakaan buku ada perpustakaan lagi, tapi kali ini menyimpan koleksi non buku, jadi lebih tepat disebut musium. hehehe…7x Di dalam musium kita akan melihat banyak lukisan dan foto yang menggambarkan kiprah Ir. Soekarno semasa hidupnya. Juga ada koleksi peti, uang, dan baju bung Karno. Keren boo..

Sekarang kita masuk ke area makam sang proklamator. Di sana terdapat bangunan khas jawa, mushola, dan taman. Makam bung Karno ada di bagian dalam bangunan jawa tersebut. Kita bisa langsung berziarah ke makam sang proklamator di dalam bangunan itu, tapi sebelumnya harus melepas alas kaki.. hehehe…7x

Well, suasana kompleks makam cukup ramai, apalagi waktu liburan gini.. tapi saya cukup puas bisa mengunjungi dan berziarah ke makam Ir. Soekarno. Selain mengobati rasa penasaran, kunjungan kali ini makin menambah pengetahuan saya tentang sejarah Republik Indonesia tercinta, terutama tentang sejarah perjuangan dan cerita hidup sang proklamator, Ir. Soekarno. Hehehe…7x

Ayo, kita sebagai bangsa yang besar, harus menghormati jasa para pahlawan kita! Hidup Indonesia! Indonesia Bisa!

Written by arlingga

October 10, 2008 at 3:17 pm

Posted in experience

Apakah Anda Kaya?

with 2 comments

Sekarang saya akan sedikit berbicara masalah aset atau kekayaan yang ada di sekitar kita (terutama saya). Tapi sebelumnya saya ingin mengingatkan bahwa opik ini jauh dari suasana menyombongkan diri atau pamer kekayaan. Topik ini juga jauh dari kesan menggurui atau ceramah agama. Yang ingin saya sampaikan adalah pandangan saya tentang kekayaan Allah SWT sang kreator alam semesta. Sekali lagi ini adalah sebatas pandangan saya sebagai salah satu makhluk ciptaanNya. Bukan untuk menghitung atau memprediksi kekayaanNya, karena Allah SWT memang Dzat Yang Maha Kaya.

Beberapa bulan lalu saya merasa sangat bangga manakala melihat buku tabungan saya. Tampak disana kombinasi angka 0, 2, dan 5. Maksudnya? Kok bangga? Begini, kombinasi angka 0, 2, dan 5 itu adalah kombinasi angka yang menunjukkan penghasilan pertama saya, hasil kerja keras saya, buah usaha yang telah saya lakukan beberapa saat sebelum kombinasi angka itu tertera di buku tabungan saya. Jelas bangga, karena tidak banyak mahasiswa yang bisa mendapatkan uang di masa kuliahnya. Hmm.. Itu adalah kekayaan saya!

Beberapa bulan kemudian saya mendapatkan kombinasi angka yang nilainya lebih besar. Tampak di buku tabungan saya kombinasi angka 0, 4 dan 5. Wah!! Saya sangat bersyukur dengan apa yang saya dapatkan! Alhamdulillah.. Dan.. yang paling heboh adalah pendapatan ketiga saya. Meskipun tidak dicantumkan dalam buku tabungan, saya kembali menerima buah usaha keras saya dengan sebuah kebanggan. Kali ini saya menerima lembaran-lembaran rupiah dari tangan seorang teller sebuah bank, yang jika dijumlahkan hasilnya adalah kombinasi angka 0, 4, 6, dan 9. Jumlahnya terpaut beberapa rupiah dari pendapatan yang kedua. Hmm.. rasanya saya jadi mahasiswa paling kaya di dunia. saking hebohnya!

Setelah itu, beberapa hari berikutnya saya mendapati kombinasi angka yang jumlahnya sama dengan yang pertama. Dan menjelang lebaran ini. Kembali saya mendati kombinasi angka yang sama dengan pendapatan kedua. Sungguh luar biasa pencapaian yang telah saya lakukan! Saya telah mempunyai harta pribadi! Tapi, sebelum kita larut dalam euforia, ada beberapa hal yang ingin saya ceritakan.

Begini.. Saya membeli sepasang sepatu dari pendapatan pertama saya. Lega, uang sendiri bro! Kemudian saya membeli sebuah celana jeans dari pendapatan saya yang kedua. Lalu saya membeli sebuah jaket dari pendapatan saya yang ketiga, dan akhirnya sepasang sandal saya beli dengan pendapatan saya yang keempat. Hebat! Great! Heboh!

Tapi, pasca memiliki barang-barang tersebut, saya mengalami rentetan hal yang kurang baik. Diawali dari sepatu saya yang hilang entah kemana, disusul kemudian sandal saya juga turut menghilang, dan yang terakhir adalah jaket saya yang cidera karena ulah sebuah arang membara yang hinggap di saku bagian bawah jaket saya. Lobang di jaket tak terhindarkan. Sungguh memilukan.

Dari kejadian tersebut, saya mendapatkan sebuah pelajaran yang sangat berharga bagi hidup saya kelak. Saya memikirkan ulang kejadian dari awal bahagia, ketika saya mendapat kombinasi angka di buku tabungan, hingga kejadian terakhir yang memilukan ketika kombinasi angka tersebut secara tidak langsung menghilang secara bertahap. Pasti ada yang salah! Selama dua hari saya memikirkan hal tersebut, dan.. Bang!! saya akhirnya menemukan letak kesalahan saya.

Ketika saya mendapatkan kekayaan tersebut, saya memang bersyukur, tapi saya melewatkan satu kegiatan pokok yang sangat penting! yaitu berzakat! Awalnya saya berpikir bahwa semua kekayaan yang saya dapatkan adalah milik saya sepenuhnya, namun pemikiran itu ternyata salah. Semua hal yang ada di sekitar saya, termasuk diri saya sendiri, hanyalah titipan dari Yang Maha Kaya, Allah SWT. Dengan mudah kita bisa mendapatkan semuanya, tapi jika pemiliknya menghendaki, semua itu akan diambil kembali. Sungguh pelajaran yang sangat berharga! Satu hal lagi, semua hal yang ada di sekitar kita, 2.5 % nya adalah milik orang lain. Jadi, jangan pernah mengklaim bahwa setetes air yang membasahi tengggorokan kita adalah sepenuhnya milik kita. Ingatlah bahwa semua yang ada di sekitar kita hanyalah titipan Yang Maha Kuasa, Allah SWT. dan sebagian dari titipannya yang dilimpahkan ke kita, adalah milik orang lain. Jadi, sisihkan sebagian kekayaan tersebut kepada pihak yang lebih berhak.

Percayalah, ketika kita melakukan hal tersebut dengan disertai tulus ikhlas, maka kita akan mendapatkan apa yang seharusnya kita dapatkan hanya dari Allah SWT, Dzat Yang Maha Kaya. Pepatah yang mengatakan bahwa tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah adalah sebuah kebenaran yang tak terbantahkan.

Written by arlingga

October 3, 2008 at 8:09 am

Posted in experience

Celebrate the day!

leave a comment »

Alhamdulillah..
Hari kemenangan telah tiba..
Pembaca sekalian, bersama dengan posting ini saya meminta maaf yang setulus-tulusnya atas semua kata, perbuatan, jokes, atau apapun itu yang kurang berkenan di hati para pembaca sekalian. Minal Aidin Wal Faidzin.. Mohon Maaf Lahir dan Batin.. Semoga di hari kemenangan ini, kita semua bisa kembali ke fitrah dan mendapat ridho Allah SWT. Amiin..

Written by arlingga

October 3, 2008 at 8:07 am

Posted in experience