ada arlingga disini

ada siapa disana?

Archive for November 2012

Piala AFF 2012, Indonesia v Laos, dan Dagelan ala PSSI

leave a comment »

We deserve better. Ya, kita seharusnya mendapat hasil yang lebih baik dari sekedar hasil seri. Skor akhir pertandingan Indonesia v Laos adalah 2-2. Tentu hasil yang mengecewakan. Ini adalah pertemuan kedelapan kita melawan Laos, tujuh pertandingan sebelumnya berakhir dengan kemenangan telak untuk Indonesia.

Hasil ini lebih buruk dari yang saya perkirakan. Perkiraan awal saya adalah kemenangan, tapi dengan skor yang tidak mencolok, mengingat masalah internal induk organisasi sepakbola kita. Tapi tetap saya berharap sebuah kemenangan, karena sejatinya Laos bukan lawan utama kita di sejarah Piala AFF.

Ini adalah pertandingan pertama. Masih ada dua pertandingan lainnya. Untuk bisa lolos dari fase grup, kita masih bisa berharap kemenangan saat menghadapi Singapura dan Malaysia. Pelatih dan pemain sudah tau siapa yang akan mereka hadapi. Mereka juga sudah pasti tau apa yang harus dilakukan. Teruslah berjuang, Indonesia !

Oiya, sedikit cibiran bagi yang merasa tercibir, sedikit sindiran bagi yang merasa tersindir.

Pemain dan jajaran pelatih yang dibawa ke ajang Piala AFF 2012 kali ini telah berjuang maksimal untuk memperoleh hasil terbaik. Tapi sayang, kita berangkat dengan tidak terhormat. Hanya untuk urusan gengsi dan perut, induk organisasi sepakbola kita telah mengabaikan arti huruf P diantara susunan huruf PSSI. Kita berangkat dengan tidak hormat, karena pada masa persiapan menghadapi Piala AFF 2012 ini, kita ternyata memiliki dua timnas ! Dagelan? Ya !

Advertisements

Written by arlingga

November 25, 2012 at 8:26 pm

Posted in blog

The First, The Best

leave a comment »

Yang pertama tidak selalu yang terbaik. Well, dalam beberapa hal saya merasa menjadi the first, orang pertama yang melakukan, saya adalah pioner. Tapi dalam tindakan selanjutnya, ada orang lain yang melakukan lebih baik dari saya. Saya suka mencoba hal baru, melakukan sesuatu yang baru, setelah itu? usai. Hanya kenangan dan ingatan bahwa saya sudah pernah melakukan. Kenangan itu menjadi kenangan semu karena hanya saya yang bisa menikmati. Orang lain tidak merasakan hal yang sama.

Memang terlalu cepat saya menyatakan diri sebagai the first, orang pertama. Karena di sudut lapangan jauh disana pasti sudah ada yang melakukan hal serupa. Dalam sebuah kesempatan mengikuti turnamen sepakbola, saya adalah pencetak gol pertama bagi tim saya. Sayangnya turnamen sepakbola di dunia tidak hanya satu. Begitu pula itu bukan turnamen sepakbola pertama yang pernah terjadi di sejarah dunia.

Saya tetap berhak menyatakan diri sebagai orang yang mencetak gol pertama pada saat turnamen itu digelar. Saya bisa berbangga diri pada saat itu. Menjadi orang paling gembira pada saat itu pula. Namun, kebanggaan itu hanya melekat pada diri saya seorang. Rekan satu tim? wah, lain soal. Apalagi jika skor akhir adalah kemenangan bagi tim lawan.

Yang akan dikenang sejarah bukan pencetak gol pertama, tapi pemain terbaik. Saya sendiri lebih mudah menyebutkan pemain terbaik dunia daripada pemain yang mencetak gol pertama di dunia. Pemain terbaik memiliki pengaruh yang baik bagi tim yang dibelanya. Menjadi pemain pertama yang mencetak gol adalah hal yang baik. Tapi menjadi pemain berpengaruh dalam tim adalah hal yang lebih baik. Membawa tim ini menjadi juara. Menjadi tim terbaik dalam kompetisi. Yang merasakan dampaknya siapa? minimal rekan satu tim.

Ya, ukuran kebanggaan, kenangan, dan sejarah saya harus diperbaiki. Bukan hanya kebanggaan pribadi, bukan hanya kenangan seorang diri, tidak hanya mencetak sejarah bagi diri sendiri, tapi juga bagi orang lain. Tidak harus menjadi yang pertama, tapi harus menjadi yang terbaik.

Written by arlingga

November 10, 2012 at 3:54 pm

Posted in blog