ada arlingga disini

ada siapa disana?

Archive for January 2013

Doa Semasa Sekolah

leave a comment »

Dulu, setiap memulai pelajaran sejak TK hingga SMA, selalu diawali dengan ritual berdoa bersama. TK hingga SD, pengucapan doa selalu ada yang memandu, sehingga kurang lebih nadanya sama. Sejak SMP, mulai berdoa mandiri, suasana hening karena semua berdoa dalam hati. Saat SMA, ritual berdoa bersama mulai sering ditinggalkan, bergantung bapak-ibu guru yang mengajar pada hari itu. Sejak kuliah, kebiasaan seperti itu masih ada, namun sudah jarang dilakukan, lebih mandiri katanya.

Nah, dari sekian ribu kali melakukan ritual doa bersama setiap awal memulai pelajaran, ada banyak doa yang saya panjatkan tidak pada tempatnya. Waktu berdoa yang seharusnya memohon kemudahan dan kelancaran dalam menyerap ilmu pelajaran sekolah seringkali saya salahgunakan. Sejak TK hingga SD saya masih hijau, doa yang saya panjatkan juga masih terhitung baik-baik saja. Sejak SMP, mulai ada satu-dua doa yang melebar dari semestinya, apalagi SMA sampai kuliah, lebih sering berantakan.

Beberapa diantaranya yang masih membekas di ingatan :

“Yaa Allah, mudahkanlah urusanku, lancarkanlah segala usahaku, berikanlah aku kemudahan dalam menerima ilmu yang disampaikan bapak-ibu guru. Aamiin.”

“Yaa Allah, berikanlah kemudahan dan kelancaran dalam mengerjakan soal ujian ini. Aamiin.”

“Yaa Allah yang maha pengasih, semoga PR kemarin tidak diperiksa hari ini. Aamiin Yaa Robbal Aalamiin.”

“Semoga pelajaran ini cuma berlangsung lima menit saja. Aamiin.”

“Semoga bapak/ibu S tidak masuk kelas”

“Semoga hari ini tidak ada PR”

“Semoga hari ini pulang cepet”

“Semoga si X segera putus sama si Y”

“Semoga aku tidak ditunjuk hari ini” (doa menghadapi guru yang sering tiba-tiba menunjuk secara random untuk kerjakan tugas di papan)

“Hindarkan aku dari penyakit ngantuk.” (tidak lama kemudian ketiduran)

“Semoga olahraganya sepakbola”

“Semoga nanti praktikum satu kelompok sama si X”

“Semoga kebagian tempat duduk sebelahan sama si X”

“Berikan tugas yang banyak, tapi tugas kelompok sama si X” (ternyata si Y yang tidak diharapkan malah ikutan satu kelompok, fak)

“Munculkanlah bukuku di tas saat ini juga” (ceritanya buku tugas ketinggalan di rumah, doa yang aneh)

Pernah berdoa seperti itu?

Sebenarnya masih banyak doa lain yang tidak masuk akal dan tidak pada tempatnya, misalnya doa mohon hujan saat awal pelajaran, doa semoga Arema bisa menang, doa supaya nemu uang di jalan, doa tabrakan/papasan sama si X, doa penghilang lapar, dan doa-doa lain yang saat itu saya sangat berharap untuk dikabulkan. Aneh.

Dari sekian banyak doa yang saya panjatkan, yang sekarang saya sadari, ada banyak doa yang tidak tepat. Nah, ada satu tulisan bagus dari Mbak Divardha tentang doa, yaitu Doa Supaya Tidak Salah Berdoa.

Andai bisa mengulang hari pertama masa sekolah, saya akan berdoa agar dijauhkan dari doa yang salah. Semoga kita termasuk golongan yang diberi petunjuk. Aamiin.

Advertisements

Written by arlingga

January 20, 2013 at 12:03 am

Posted in blog

Paket Hukuman

leave a comment »

Saya tersenyum kecut untuk kejutan-kejutan menarik seputar kasus hukum di Indonesia. Latar belakang saya bukan jurusan hukum. Saya juga bukan orang yang sedang mendalami kasus hukum. Tapi saya merasa ada yang kurang pas dengan sistem penegakan hukum di negara ini. Sempat terpikir sekilas, jangan-jangan ada semacam sistem paket hukuman yang ditawarkan pada orang-orang yang kebetulan (ketiban sial) kesandung masalah hukum. Ya, layaknya paket makanan atau paket liburan yang sering diiklankan di papan iklan pendopo dan alun-alun. Kita bisa pilih paket yang sesuai dengan budget di kantong.

Kita anggap saja ada paket hemat. Paket dengan biaya paling murah. Paket ini disediakan untuk mengakomodasi klien dengan kantong cekak atau klien yang ingin hidup hemat-hemat saja. Nah, karena ini paket hemat, biaya murah, fitur keringan dan keceriaan yang ditawarkan juga hemat-hemat saja. Isinya ya sesuai standar (beban maksimal) yang bisa dikenakan pada klien. Kalo ini ditawarkan dalam bentuk layanan internet, pasti transfer rate nya kecil sekali, prosesnya lama dan terasa sangat menyiksa.

Selain paket hemat mungkin ada juga paket lain. Bisa jadi ada paket hore atau paket komplit. Paket hore biayanya agak mahal, tapi sebanding dengan fitur keringanan dan keceriaan yang ditawarkan. Beban yang harus dipanggul terasa ringan-ringan saja, proses cepat, plus beberapa bonus kejutan yang sayang untuk dilewatkan. Misalnya kebetulan inget pacar yang sedang berulang tahun, ya kan sayang kalo ga ngucapin selamat. Izin dulu lah sebentar, ntar balik lagi. Atau mungkin ingin nonton tenis di pulau seberang? Kebetulan masih punya duit, ya nonton dulu dong, apalagi yang main si Suripah yang bahenol semok juara dunia tenis lapangan rumputjepang. Nah, ini bonus kejutan yang hanya bisa didapatkan dengan paket hore, paket yang agak mahal.

Bagaimana dengan paket komplit? Wah, ini bisa jadi paket paling mahal yang bisa ditawarkan. Kira-kira hanya bisa ditebus dengan tujuh ekor sapi atau tiga ekor onta. Ya meskipun ekornya saja, harga satu sapi udah mahal banget, apalagi onta, udah mahal jauh pula. Kebayang kan? Nah, untuk fitur yang ditawarkan tidak perlu diragukan lagi. Semuanya standar VVIP, dijamin ringan dan ceria deh, proses kilat !

Pilihan paket-paket tersebut biasanya disajikan untuk mengakomodasi keinginan dan kemampuan klien. Kesannya memang dikotakkotakkan, tapi ya begitulah yang sekarang ada di bayangan saya. Yang ingin tampak sederhana dan bersahaja, atau memang kebetulan kondisinya benar-benar sederhana, ya pilih paket hemat saja, murah. Yang mau dan mampu bayar paket hore, ya silakan dipilih, tapi ingat biayanya agak mahal. Untuk paket komplit biasaya jarang ditawarkan, tapi tetap tersedia. Jarang ditawarkan karena, selain biayanya super ekstra mahal banget, ini adalah paket khusus, tidak semua klien boleh milih.

Nah, dari sekian banyak paket yang ditawarkan, saya harap tidak ada satupun yang benar-benar nyata. Kalaupun memang ada, jangan sampe kita tertarik pada tawaran paket manapun. Ya, semoga kita termasuk golongan yang diberi petunjuk. Aamiin.

update : Kamis, 3 Oktober 2013

Kemarin malam melalui juru bicaranya, KPK mengumumkan telah melakukan (OTT) Operasi Tangkap Tangan terhadap lima orang yang diduga melakukan transaksi yang mengarah ke tindakan korupsi. Pekerjaan lima orang yang ditangkap KPK semalam seolah komplit menggambarkan alur bagaimana korupsi bisa terjadi di negara ini. Mulai dari Pengusaha, Karyawan, Kepala Daerah, Anggota DPR, sampai Ketua Mahkamah Konstitusi. Ya, Mahkamah Konstitusi yang kabarnya adalah puncak penegakan hukum di Indonesia sedang terlibat kasus hukum. Selamat ! :)

Written by arlingga

January 12, 2013 at 3:00 pm

Posted in blog