ada arlingga disini

ada siapa disana?

ada gunung kelud meletus

with one comment

hari kamis, tanggal 13 februari 2014, pukul 22:50 wib, gunung kelud di jawa timur meletus. malam itu posisi saya ada di jakarta, langsung saya kontak dengan orang tua saya di malang. alhamdulillah, kota malang tidak terkena dampak letusan gunung kelud.

kondisi berbeda dialami keluarga di ngantang, hujan kerikil dan pasir, karena lokasi yang cukup dekat dengan kaki gunung kelud. keluarga di blitar juga dihubungi, ada yang sudah mengungsi sementara, ada pula yang masih di rumah karena lokasinya masih dalam jarak aman.

selain di sekitar kaki gunung kelud, dampak letusan mencakup wilayah yang cukup luas, angin membawa abu letusan gunung ke arah barat jauh. jogjakarta dan solo berubah warna karena abu tebal, bahkan abu juga dirasakan sampai bandung, jawa barat. begitu juga dengan daerah di sebelah utara gunung kelud, abu gunung kelud dirasakan di mojokerto, surabaya, dan madura.

sambil terus memantau perkembangan melalui beberapa media, teriring doa memohon agar proses pemulihan bisa berjalan dengan lancar. alam memang terus menyediakan yang terbaik untuk kita, tinggal bagaimana kita bisa berdamai dengan alam, bukan begitu?

Written by arlingga

February 16, 2014 at 5:53 am

Posted in blog

Tagged with

ada rokok membunuhmu

with 6 comments

mulai tahun 2014, peringatan dampak buruk rokok bagi kesehatan jadi tampak makin singkat, simpel, ramping, dan ndak bertele-tele seperti sebelumnya. ‘rokok membunuhmu’, hanya dua kata, tentu berbeda jauh dibandingkan peringatan sebelumnya yang memuat dua belas kata.

maksudnya jelas, sebagai peringatan bahwa rokok itu berbahaya, bisa bikin kamu mati. mau mati? silakan merokok. kalo belum mau mati, ya jangan merokok dulu.

kasar memang, tapi juga lucu. maksud saya diatas tentu bukan sumpah serapah, ancaman, atau ajakan untuk mati. tulisan peringatan yang makin singkat, disertai gambar pendamping yang dibikin serem kok sepertinya ga terlalu ada dampaknya bagi saya. alih-alih bikin saya menjauhi rokok, pikiran bebal saya malah seolah menantang peringatan itu. lha wong tiap hari saya ketemu orang yang merokok kok ya masih lempeng-lempeng aja hidupnya.

tentu saja saya tidak berharap orang yang merokok kemudian mati seketika. tidak perlu bukti langsung untuk mempertegas peringatan itu benar adanya. saya hanya berharap semoga orang dengan pikiran bebal seperti saya jumlahnya ga banyak. jika memang rokok itu berbahaya bagi kesehatan, ya ayo kita pahami peringatan itu, jangan merokok. jika ternyata rokok baik bagi kesehatan, ya ayo merokok rame-rame, bukan begitu?

Written by arlingga

February 15, 2014 at 10:20 pm

Posted in blog

Tagged with ,

Sebelas Lawan Sebelas

leave a comment »

Kepada, Bung Karno, Putra Sang Fajar.

6 Juni 112 tahun yang lalu adalah hari lahirmu. 6 Juni hari ini, kami kembali memanjatkan syukur untuk perjuangan rakyat Indonesia yang berpucuk pada Proklamasi Kemerdekaan Negara Republik Indonesia 17 Agustus 1945 yang kau ucapkan. Masih kau ingat itu, Bung Karno? Hari ini kami sudah merdeka ! Kami sudah merdeka ! Merdeka !

Merdeka?

Kami berjanji akan melanjutkan perjuanganmu. Sebagian dari negara ini sudah merdeka, belum semuanya. Bau anyir darah penjajah masih bisa kami rasakan. Perjuangan kami belum berakhir, Bung. Kepada Sang Khaliq, mohonkan bantuan untuk kami. Jangan biarkan kami menjadi kaum yang tersesat.

Tahun ’45, kalian kirim Belanda dan Jepang pulang. Tahun ini, tepat di hari ulang tahunmu, 6 Juni, kami undang Belanda kembali datang. Kami tantang Belanda sebelas-lawan-sebelas esok hari, di gelanggang atas nama besarmu, Gelora Bung Karno. Sebelas pahlawan kami hari ini sudah siap. Puluhan tahun kami bertempa diri, mencari sepuluh pemuda pemberani dibawah pimpinan seorang kapitan. Mereka akan menunjukkan pahit getirnya perjuangan mengangkat lambang Garuda di dada.

Kami undang Belanda kembali datang, Bung. Peta kekuatan kami lebih hebat hari ini. Coba lihat persiapan kami, agenda perang latih tanding setiap tahun. Kompetisi kami adalah yang terbaik. Bertarung diatas lapangan terbaik tanah air. Tidakkah kau bangga akan hal ini?

Sampaikan kepada kami geloramu, Bung Karno. Di gelanggang inilah, esok hari akan kami gilas Belanda kembali. Sebelas-lawan-sebelas.

filmsukarno.com
#suratUntukBung

Written by arlingga

June 6, 2013 at 5:43 pm

Posted in blog

Presto !

leave a comment »

agaknya saya masih percaya jika Indonesia diserang secara terbuka, maka seluruh rakyat Indonesia akan bergerak melawan. jikapun tidak bergerak secara fisik untuk maju bertempur, pasti ada suara hati kecil yang akan ikut berjuang melakukan perlawanan. gerakan perlawanan itu akan dilakukan oleh seluruh putra bangsa Indonesia. tidak peduli agama sepakbola, agama basket, atau agama apapun. persatuan akan terjadi, dan pembelaan kepada negara akan terjadi. seluruh agama berjuang untuk satu negara.

jika yang diserang adalah suatu agama, maka yang akan melakukan perlawanan adalah penganut agama tersebut. jika yang diserang adalah agama sepakbola, dan penyerangan terjadi di Indonesia, maka penganut agama sepakbola dari berbagai negara akan bergerak melawan. karena penyerangan yang terjadi telah mencederai agama yang mereka ikuti. seluruh negara berjuang untuk satu agama.

jika pemicu tidak disulut, maka tidak akan terjadi ledakan. jika Indonesia tidak diserang, maka tidak akan terjadi persatuan? jika agama sepakbola tidak diserang, maka tidak akan terjadi persatuan? jika Tim Nasional Sepakbola Negara Indonesia tidak diserang, maka pendukung Tim Nasional Sepakbola Negara Indonesia tidak akan bersatu?

jika tidak ada penyerang dari negara asing, kita akan kurang kerjaan. tidak ada pemicu yang harus dijinakkan, maka semua akan kembali tenang, tidak ada persatuan. benarkah demikian? benarkah semua akan kembali tenang? kembali tenang karena tidak ada serangan dari negara asing?

mungkin kodrat kita adalah untuk bersatu dan berjuang. jika yang sedang diperjuangkan adalah negara, maka manusia putra negara tersebut akan bersatu untuk ikut berjuang. jika yang diperjuangkan adalah sebagian kecil dari negara, maka anggota bagian kecil tersebut akan bersatu.

jika yang sebagian kecil dari negara tersebut sedang bersatu dan berjuang atas apa yang layak mereka perjuangkan, dan yang menjadi lawan perjuangan dan persatuan mereka adalah negara mereka sendiri, maka tidak akan terjadi persatuan dalam negara tersebut. maka itulah perang negara dengan yang sebagian kecil dari negara tersebut. yaitu perang melawan diri sendiri. perang manusia melawan dirinya sendiri. perang manusia melawan nafsu dirinya sendiri.

yang menjadi menarik adalah bagaimana manusia bisa menghadapi nafsu dirinya sendiri, bagaimana negara menghadapi sebagian kecil dari negara itu sendiri. menganut cara lama, jika ada duri dalam daging maka duri itu harus disingkirkan terlebih dahulu. jika ada sebagian kecil dari keseluruhan negara tersebut menjadi duri, maka yang sebagian kecil tersebut harus disingkirkan terlebih dahulu. tapi ternyata ada cara baru menghadapi duri dalam daging. kita buat duri menjadi lunak sehingga tidak mencederai kenikmatan seluruh daging. kita buat yang sebagian kecil negara tersebut menjadi lunak, sehingga keseluruhan negara akan tetap menjadi nikmat. ya, presto !

tulisan ini dibuat di tengah macetnya kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta hari ini yang sedang menggelar acara Muktamar Khilafah HTI.

Written by arlingga

June 2, 2013 at 12:34 pm

Posted in blog

Apa Kabar Kawan?

leave a comment »

gegap gempita suasana kuliah di kampus baru sudah mulai pudar, kawan. kita sekarang saling terpisah, tersebar di segala penjuru. apa kabar kalian, kawan?

saat itu, masih dalam masa kuliah, saat gembira kita tertawa, saat susahpun masih bisa tertawa. semua ornamen masih terasa baru, bau cat ruangan, plastik pembungkus meja kursi dan papan, semua elemen universitas menyatu. mahasiswa, dosen, staff, pimpinan universitas, yayasan, bergabung bersama membangun nuansa perkuliahan yang kondusif, penuh motivasi, saling membangun, memberi semangat, menuliskan impian di benak masing-masing.

bersyukur kita sebagai generasi awal, kawan, tidak ada status alumni, yang ada hanya mahasiswa. mahasiswa merangkap asisten dosen, mahasiswa merangkap mentor, mahasiswa merangkap petugas lab, mahasiswa merangkap penjaga petugas self access center, mahasiswa adalah panitia yang juga peserta seminar.

perkuliahan semakin menarik saat kita punya adik. tanggung jawab bertambah untuk menularkan moral baik, semua bisa dibagi bersama. solid di satu angkatan, masih bisa menular di angkatan berikutnya. masih tidak ada jarak antara kita. saling bertarung ide brilian. semua bergerak, saling menebar energi positif, saling membangun. generasi awal penuh motivasi.

sekarang kita terpisah kawan. beranjak menjemput mimpi. tidak semua pijakan terasa manis. kita lah yang menjadikan manis untuk pijakan berikutnya. tetap semangat kawan. ada beribu jalan menuju impian, tinggalkan jejak saat kita sudah berjalan jauh nanti. untuk mimpi yang sama, ikuti jejak kami. wahai jiwa petualang, tempuhlah jalan penuh tantangan, buatlah jejak baru untuk kami.

Written by arlingga

April 1, 2013 at 6:53 am

Posted in blog