ada arlingga disini

ada siapa disana?

Posts Tagged ‘reality distortion field

ada reality distortion field

leave a comment »

distorsi realitas lapangan, kira-kira begitulah terjemahan kasar dari reality distortion field atau yang dikenal dengan singkatan RDF. saya pertama kali mengetahui istilah ini dari membaca tulisan Walter Isaacson dalam buku biografi Steve Jobs (bab: NeXT). dari situ kemudian saya cari padanan topik yang membahas hal serupa, salah tiganya ada disini, disitu, dan disana.

entah mengapa saya tiba-tiba tertarik dengan istilah ini meski belum mengerti betul apa maksudnya. RDF yang saya maksud ini merujuk pada kebiasaan Steve Jobs yang terkesan mengabaikan realitas di lapangan pada saat membuat produk. mungkin inilah kelebihan Steve Jobs, bisa menjadi sangat optimis terhadap apa yang sedang dibuatnya, sehingga hal yang menurut orang lain tidak mungkin (dan kemudian seolah tampak ajaib) bisa menjadi mungkin diwujudkan, dan memang pada akhirnya memang benar-benar dapat diwujudkan.

tentu saja Steve Jobs tidak sendirian saat membuat sebuah produk, dan yang seolah tampak lebih ajaib lagi adalah bagaimana hal tersebut bisa menular dan diturunkan ke rekan kerjanya. kepemimpinan macam Steve Jobs seolah menjadi contoh kemampuan delegasi yang sangat efektif . seperti dikutip di beberapa tulisan, saat berbicara dengan Steve Jobs, rekan kerjanya menyadari betul bahwa beberapa permintaannya memang tampak mustahil dilakukan. tapi pada akhirnya mereka pun takjub dengan apa yang sudah mereka lakukan sendiri, yaitu mewujudkan permintaan yang tampak mustahil tersebut menjadi sebuah kenyataan.

“If he’s decided that something should happen, then he’s just going to make it happen. And the effect was contagious.”, Elizabeth Holmes – karyawan generasi awal Apple Inc.

“If you trust him, you can do things.”, Bud Tribble – software designer, Macintosh.

“The reality distortion field was a confounding mélange of a charismatic rhetorical style, indomitable will, and eagerness to bend any fact to fit the purpose at hand.”, Andy Hertzfeld – software designer, Macintosh. Hertzfeld melanjutkan, “Amazingly, the reality distortion field seemed to be effective even if you were acutely aware of it. We would often discuss potential techniques for grounding it, but after a while most of us gave up, accepting it as a force of nature.”

“His reality distortion is when he has an illogical vision of the future, such as telling me that I could design the Breakout game in just a few days. You realize that it can’t be true, but he somehow makes it true.”, Steve Wozniak – co-founder, Apple Inc.

reality distortion field gaya Steve Jobs ini sering pula dikaitkan dengan versi ekstrem dari istilah pervasive optimistic bias. saya tidak membahas hal itu terlalu dalam karena saya juga belum paham benar apa maksudnya. yang jelas adalah memiliki sifat yang optimis bisa menjadi keuntungan, terutama dalam menghadapi rintangan pada saat berjuang mewujudkan visi. namun dalam beberapa kasus, optimisme yang berlebihan justru menjadi blunder, bukan begitu?

Advertisements

Written by arlingga

February 17, 2014 at 1:55 am